Renovasi dapur sering terlihat seperti pekerjaan furniture, padahal banyak utilitas berada di balik kabinet. Salah menentukan posisi sink, kompor, kulkas, oven atau stop kontak dapat membuat kitchen set harus dimodifikasi setelah terpasang.
Mulai dari pola aktivitas
Tentukan alur menyimpan bahan, mencuci, menyiapkan, memasak, dan menyajikan. Layout yang baik menjaga area kerja tidak saling mengganggu dan memberi ruang bukaan kabinet serta pintu peralatan.
Pastikan ukuran peralatan sudah diketahui
Kulkas, cooker hood, oven, microwave, dishwasher, dispenser dan peralatan built-in memiliki kebutuhan dimensi serta ventilasi berbeda. Spesifikasi produk idealnya sudah tersedia sebelum gambar kerja furniture dikunci.
Koordinasikan plumbing dan listrik sebelum kabinet
Jalur air, pembuangan sink, titik gas bila ada, stop kontak, sakelar, lampu bawah kabinet dan daya peralatan harus disiapkan lebih dulu. Akses untuk maintenance juga perlu dipertimbangkan.
Pilih material berdasarkan fungsi
Area dekat sink, kompor dan sumber panas membutuhkan material yang sesuai dengan kelembapan dan suhu. Pemilihan hardware engsel, rel laci, countertop, backsplash dan finishing sebaiknya mempertimbangkan frekuensi pemakaian, bukan hanya tampilan.
Pencahayaan membuat dapur lebih aman
Selain lampu umum, area kerja di countertop perlu cahaya yang cukup agar kegiatan memotong, memasak dan membersihkan lebih nyaman. Lampu dekoratif dapat ditambahkan setelah kebutuhan kerja terpenuhi.
Langkah berikutnya
Untuk konsultasi renovasi dapur, kirim ukuran ruang, posisi pintu/jendela, foto kondisi sekarang, dan daftar peralatan utama. Informasi ini membantu menyusun layout awal yang lebih realistis.

